Hola! Jurnal kali ini masih menyangkut ide yang lagi gue
kembangkan. Yaituuuu tentang aplikasi mental
health. Gue mau cerita perkembangannya aja sih sampai sekarang.
Minggu lalu, gue sempet ngobrol-ngobrol sama beberapa temen
gue mengenai ide gue ini. Obrolannya agak mendalam sehingga temen-temen gue bisa
tahu yang masih kurang dan harus diperbaiki lagi dari ide gue itu apa aja. Gak usah
bertele-tele gue langsung ceritain aja.
Pertama, gue nanya ke dia mengenai hasil survey yang udah
gue lakukan beberapa waktu lalu. Dari hasil survey tersebut, mengatakan bahwa
mereka yang tertarik lebih banyak yang introvert
ketimbang extrovert. Gue sendiri
sempat agak bingung untuk mengerucutkan segmentasi ketika sudah diwujudkan
dalam aplikasi itu bagaimana. Apakah dengan mengajukan pertanyaan terlebih
dahulu bahwa calon pengguna aplikasi gue introvert
atau extrovert, atau gue harus
mengklaim dalam pemasarannya bahwa aplikasi gue hanya untuk mereka yang introvert. Teman gue berpendapat, bahwa
hal tersebut tidak perlu dilakukan. Menurutnya, pengguna aplikasi gue dengan sendirinya
akan tersegmentasi untuk mereka yang introvert.
Karena sejatinya, mereka yang merasa tidak butuh dan tidak cocok
menggunakan aplikasi tersebut (dalam hal ini si extrovert) akan meninggalkannya.
Hal ini juga mengantisipasi adanya kasus unik, yaitu si extrovert yang merasa butuh aplikasi gue, agar Ia tetap bisa
menggunakannya.
Hal lain yang diingetin temen gue adalah, “saran-saran” yang
diberikan aplikasi tersebut dalam mengurangi stress harus disesuaikan dengan budget si pengguna. Karena jika saran
yang diberikan dianggap terlalu menguras uang banyak, maka bisa jadi si
pengguna malah makin terpuruk, dan tujuan awal pembuatan aplikasi pun tidak
tercapai.
Hal terpenting yang temen gue ingetin adalah gue harus
sangat memikirkan pemasaran aplikasi gue ini. Memikirkan cara bagaimana
akhirnya masyarakat tertarik menggunakan aplikasi gue. Membangun statement bahwa aplikasi gue kegunaannya
berbeda dari yang lain juga sangat penting mengingat betapa banyak aplikasi mental health yang dapat diunduh secara
gratis oleh masyarakat.
Begitulaaah rangkuman dari komentar-komentar membangun yang
diberikan oleh temen gue. Ada beberapa hal yang gue gak kepikiran samsek kalo
mereka gak ngomong. Makasih temen-temen yang udah bantu gue membangun aplikasi
ini! Soon kalian akan menikmati
hasilnya~
Jurnal 16/03/20,
S Zahra
Komentar
Posting Komentar