Langsung ke konten utama

3 become 1

Hola! Sudah sampai level berapa tingkat kebosanannya akibat di rumah aja? Pasti udah ada 1001 khayalan tercipta kan selama dikarantina? Daripada bengong bengong aja mending satu satu wujudin "khayalan" lu itu.

Disini gue mau sharing tentang ide yang gue kembangin bareng temen-temen gue, Ferron dan Farine. Kita bertiga. Kalo kalian udah baca postingan gue sebelumnya, kalian pasti udah paham kalo gue sempet "berkhayal" tentang suatu project aplikasi yang mengangkat isu mental health. Kedua temen gue juga punya ketertarikan yang sama kepada topik mental health. Sama seperti gue, mereka udah punya ide project masing-masing.

Ide Ferron bikin kampanye buat nurunin stress masyarakat. Dalam kampanyenya, dai akan bagiin cokelat gratis karena menurut sains, coklat adalah salah satu makanan yang bisa mengurangi stres. Temen gue yang satu lagi, Farine, ide project-nya adalah aplikasi. Aplikasi chatbot bernama "FoMo-T" yang bisa ngasih referensi makanan yang disesuaikan dengan data diri dan kesukaan penggunanya. Sementara gue, idenya adalah membuat aplikasi yang bernama "Get Out". Aplikasi ini dapat memberikan saran aktivitas kepada penggunanya yang sedang stress karena berdasarkan penelitian otak kita gak bisa berfungsi dengan baik ketika stress sehingga kita gak bsai menentukan aktivitas yang "benar".

Dari ketiga project yang kita bangun masing-masing, kita mencari titik tengahnya dimana agar kita bisa kolaborasi bikin sesuatu yang lebih applicable dan beneran bisa diwujudkan! Irisannya ada di "stress", "makanan", dan "personalisasi". Project gue dan Ferron sama-sama mengangkat tentang menanggulangi stress. Project Ferron dan Farine sama-sama mengangkat tentang makanan sebagai pengendali mental. Dan project gue & Farine sama-sama memberikan saran yang disesuaikan dengan kondisi penggunanya. Dari irisan tersebut, akhirnya tercetuslah ide tentang suatu proyek~

Kita bertiga mau membuat suatu aplikasi yang sistem kerjanya seperti GoFood maupun GrabFood. Kita akan membuat makanan-makanan sehat yang secara ilmiah dapat mengurangi stress, seperti cokelat yang telah disebutkan di proyek Ferron. Dalam aplikasi tersebut kita juga menghadirkan "series" makanan yang bisa dipilih oleh konsumen berdasarkan kondisinya. Seperti "Makanan yang cocok saat stress" atau "makanan yang cocok saat sedih", dll. Posisi kita adalah produsen sekaligus Distributor. Dan sebagian profit yang kita dapatkan dari penjualan ini akan kita sumbangkan untuk organisasi atau lembaga yang berbasis mental health untuk mendukung program-program mereka.

Sampai saat ini begitulah ide dasar dari proyek kami. Semoga terus diberi kemudahan untuk mengeembangkannya~


Jurnal 16/03/20,
S Zahra

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tentang Gue & Mental Health

Mental Health . Isu yang dimana-mana diperbincangkan. Mampir di Instagram, ada konten yang isinya tentang kesehatan mental. Mampir di Twitter, ada thread tentang pentingnya menghargai mental kita. Mampir grup Line, ada broadcast tentang seminar Mental Health yang diisi psikolog ternama. Mampir grup Whatsapp, terbentang panjang tulisan mengenai pengalaman seorang depresi yang patut jadi pelajaran. Dimana-mana mental health , mental health dimana-mana. Sebenarnya, apa sih Mental Health ? Emangnya sepenting itu ya, sampai muncul di segala platform media? Gue sendiri sejujurnya tidak terlalu mendalami isu yang satu ini. Gue lebih tertarik dengan isu-isu lain. Namun, bukan berarti gue gak peduli. Gue tetap mencari tahu sekecil yang gue bisa. Sepemahaman gue, Kesehatan Mental atau Mental Health adalah suatu hal yang sangat penting untuk kita perhatikan karena dapat memengaruhi ke banyak bahkan seluruh aspek kehidupan kita. Kesehatan mental menggambarkan keadaan individu dan keseja...

Ide Random Vol. I

Today is Sunday actually but to be honest I don't even feel that I'm on weekend. Kegiatan hari ini cukup padat. Dimulai dari hari kemarinnya sih, hari Sabtu. Ada acara yang harus gue ikutin, yaitu Makrab alumni SMA. Sebenernya gak harus, tapi ya gue pingin aja. Udah lama gak ketemu temen-temen SMA. Cerita sedikit tentang makrabnya boleh lah ya. Gue bisa bilang makrab kali ini cukup unik karena diadakan di Jakarta. Biasanya untuk anak jabodetabek, kegiatan seperti makrab diadakan di Puncak, Bogor. Entah kapan dan siapa yang memulai trend ini tapi yang pasti hal ini telah menjadi suatu "budaya" bagi kita. Makanya makrab SMA yang berlokasi di Jakarta menurut gue cukup gak biasa. Lebih uniknya lagi, makrab diadakan di suatu homestay di wilayah yang tidak mencolok. Jadi kita berasa makrab bareng penghuni homestay yang lain. Dah segitu dulu aja ceritanya. By the way, gue baru aja belajar tentang bagaimana kita bisa berpikir kreatif. Yang bisa kreatif itu bukan hanya merek...

Ide Random Bareng-Bareng (1)

Masih melanjutkan proyek yang udah dibahas diblog sebelum ini (sila baca lagi jika lupa), kali ini gue mau ceritain lebih lanjut aja. Setelah kami riset riset riset tentunya dengan berselancar bebas di internet, ternyata oh ternyata belum ada loh aplikasi yang konsepnya sama dengan punya kita. Kebanyakan adalah merupakan platform di website maupun aplikasi yang hanya membahas mengenai makanan-makanan yang memengaruhi mental maupun sara-saran terkait makanan tersebut, tapi tidak menyediakan. Katering-katering makanan yang ada sekarang pun baru ada mentok di katering untuk diet maupun untuk mereka yang vegan/vegetarian. Tapi belum ada yang membuka jasa katering makanan untuk membantu kondisi mental. Meskipun begitu, tantangan kami cukup besar dalam "mendirikan" proyek ini. Pertama, masyarakat masih banyaaak banget yang belum "ngeh" apa itu menta; health , dan menyadari kalo mental health adalah sesuatu yang penting dan harus kita jaga. Apalagi mengenai konsumsi ma...