Langsung ke konten utama

Postingan

Ide Random Bareng-Bareng (1)

Masih melanjutkan proyek yang udah dibahas diblog sebelum ini (sila baca lagi jika lupa), kali ini gue mau ceritain lebih lanjut aja. Setelah kami riset riset riset tentunya dengan berselancar bebas di internet, ternyata oh ternyata belum ada loh aplikasi yang konsepnya sama dengan punya kita. Kebanyakan adalah merupakan platform di website maupun aplikasi yang hanya membahas mengenai makanan-makanan yang memengaruhi mental maupun sara-saran terkait makanan tersebut, tapi tidak menyediakan. Katering-katering makanan yang ada sekarang pun baru ada mentok di katering untuk diet maupun untuk mereka yang vegan/vegetarian. Tapi belum ada yang membuka jasa katering makanan untuk membantu kondisi mental. Meskipun begitu, tantangan kami cukup besar dalam "mendirikan" proyek ini. Pertama, masyarakat masih banyaaak banget yang belum "ngeh" apa itu menta; health , dan menyadari kalo mental health adalah sesuatu yang penting dan harus kita jaga. Apalagi mengenai konsumsi ma...
Postingan terbaru

3 become 1

Hola! Sudah sampai level berapa tingkat kebosanannya akibat di rumah aja? Pasti udah ada 1001 khayalan tercipta kan selama dikarantina? Daripada bengong bengong aja mending satu satu wujudin "khayalan" lu itu. Disini gue mau sharing tentang ide yang gue kembangin bareng temen-temen gue, Ferron dan Farine. Kita bertiga. Kalo kalian udah baca postingan gue sebelumnya, kalian pasti udah paham kalo gue sempet "berkhayal" tentang suatu project aplikasi yang mengangkat isu mental health. Kedua temen gue juga punya ketertarikan yang sama kepada topik mental health.  Sama seperti gue, mereka udah punya ide project masing-masing. Ide Ferron bikin kampanye buat nurunin stress masyarakat. Dalam kampanyenya, dai akan bagiin cokelat gratis karena menurut sains, coklat adalah salah satu makanan yang bisa mengurangi stres. Temen gue yang satu lagi, Farine, ide project-nya adalah aplikasi. Aplikasi chatbot bernama "FoMo-T" yang bisa ngasih referensi makanan yang dises...

Ide Random Vol. IV

Hola! Jurnal kali ini masih menyangkut ide yang lagi gue kembangkan. Yaituuuu tentang aplikasi mental health . Gue mau cerita perkembangannya aja sih sampai sekarang. Minggu lalu, gue sempet ngobrol-ngobrol sama beberapa temen gue mengenai ide gue ini. Obrolannya agak mendalam sehingga temen-temen gue bisa tahu yang masih kurang dan harus diperbaiki lagi dari ide gue itu apa aja. Gak usah bertele-tele gue langsung ceritain aja. Pertama, gue nanya ke dia mengenai hasil survey yang udah gue lakukan beberapa waktu lalu. Dari hasil survey tersebut, mengatakan bahwa mereka yang tertarik lebih banyak yang introvert ketimbang extrovert . Gue sendiri sempat agak bingung untuk mengerucutkan segmentasi ketika sudah diwujudkan dalam aplikasi itu bagaimana. Apakah dengan mengajukan pertanyaan terlebih dahulu bahwa calon pengguna aplikasi gue  introvert atau extrovert , atau gue harus mengklaim dalam pemasarannya bahwa aplikasi gue hanya untuk mereka yang introvert. Teman gue berpend...

Ide Random Vol. III

Hola peepss! How's your weekend? Semoga dapat dinikmati ya~ ngomong-ngomong, ada yang masih inget tulisan gue di Ide Random vol. II? Buat yang lupa – dan emang bukan untuk dihapalkan – mari kita review sedikit. Di postingan sebelumnya, gue mencetuskan ide random (sesuai judulnya) tentang suatu aplikasi yang hopefully dapat membantu temen-temen yang lagi stress, ngedown, demot, dan sejenisnya, untuk keluar dari zona itu. Alasan gue bikin, berdasarkan pengalaman gue yang berhasil nemu solusi untuk mengembalikan kesehatan mental gue. Nah di Ide Random Vol. III ini, gue mau lebih detail membahas aplikasi tersebut. Ide dasarnya, gue mau bikin suatu aplikasi yang memberikan beberapa ide aktifitas yang dapat dilakukan penggunanya untuk keluar dari zona stres itu. Aktifitas-aktifitas tersebut didasarkan pada kegemaran pengguna. Untuk mengembangkan aplikasi tersebut, gue melakukan riset kecil-kecilan terhadap temen-temen gue yang berusia antara 18 – 21 tahun. Riset tersebut b...

Ide Random Vol. II

Hola! Welcome back to my Blog setelah satu minggu lamanya. Di postingan sebelumnya, gue ada bahas sedikit tentang Mental Health. Lebih jelasnya tentang pemahaman gue terkait isu tersebut dan pengalaman gue yang bisa dibilang saat itu mental health gue sedang terganggu. Dari pengalaman gue itu, gue jadi sadar pentingnya membuka mata dan sadar dimana gue berada (buat yang bingung bisa cek ke postingan gue sebelumnya atau klik ini aja). Saat itu, berkat omongan cowo gue yang bilang "Lo cuma kurang main aja" gue jadi sadar kalo gue terlalu mengekang diri gue sendiri di dalam masalah. Gue terlalu dipusingkan dengan pikiran "gue gak ada temen disini. Temen gue jauh semua." Dan berkat omongan itu, gue mulai membuka pikiran gue kalo masih banyak loh temen gue disini. Hidup gue gak melulu tentang masalah dan beban gue dan temen yang di Jogja Turki Bogor. Sejak saat itu ketika lagi hectic, gue luangin waktu untuk nonton atau sekedar nyari jajanan ke Cawang bareng temen. ...

Tentang Gue & Mental Health

Mental Health . Isu yang dimana-mana diperbincangkan. Mampir di Instagram, ada konten yang isinya tentang kesehatan mental. Mampir di Twitter, ada thread tentang pentingnya menghargai mental kita. Mampir grup Line, ada broadcast tentang seminar Mental Health yang diisi psikolog ternama. Mampir grup Whatsapp, terbentang panjang tulisan mengenai pengalaman seorang depresi yang patut jadi pelajaran. Dimana-mana mental health , mental health dimana-mana. Sebenarnya, apa sih Mental Health ? Emangnya sepenting itu ya, sampai muncul di segala platform media? Gue sendiri sejujurnya tidak terlalu mendalami isu yang satu ini. Gue lebih tertarik dengan isu-isu lain. Namun, bukan berarti gue gak peduli. Gue tetap mencari tahu sekecil yang gue bisa. Sepemahaman gue, Kesehatan Mental atau Mental Health adalah suatu hal yang sangat penting untuk kita perhatikan karena dapat memengaruhi ke banyak bahkan seluruh aspek kehidupan kita. Kesehatan mental menggambarkan keadaan individu dan keseja...

Ide Random Vol. I

Today is Sunday actually but to be honest I don't even feel that I'm on weekend. Kegiatan hari ini cukup padat. Dimulai dari hari kemarinnya sih, hari Sabtu. Ada acara yang harus gue ikutin, yaitu Makrab alumni SMA. Sebenernya gak harus, tapi ya gue pingin aja. Udah lama gak ketemu temen-temen SMA. Cerita sedikit tentang makrabnya boleh lah ya. Gue bisa bilang makrab kali ini cukup unik karena diadakan di Jakarta. Biasanya untuk anak jabodetabek, kegiatan seperti makrab diadakan di Puncak, Bogor. Entah kapan dan siapa yang memulai trend ini tapi yang pasti hal ini telah menjadi suatu "budaya" bagi kita. Makanya makrab SMA yang berlokasi di Jakarta menurut gue cukup gak biasa. Lebih uniknya lagi, makrab diadakan di suatu homestay di wilayah yang tidak mencolok. Jadi kita berasa makrab bareng penghuni homestay yang lain. Dah segitu dulu aja ceritanya. By the way, gue baru aja belajar tentang bagaimana kita bisa berpikir kreatif. Yang bisa kreatif itu bukan hanya merek...